Najmi Umar Bakkar

Recent Posts

MEMUJI ALLAH SAAT MUSIBAH

Syuraih al-Qaadhi رحمه الله berkata :

إني لأصاب بالمصيبة فأحمد الله عليها أربع مرات: أحمده إذ لم تكن أعظم مما هي , وأحمده إذ رزقني الصبر عليها , وأحمده إذ وفقني للاسترجاع لما أرجو فيه من الثواب , وأحمده إذ لم يجعلها في ديني

"Sesungguhnya Aku Benar2 Telah DIUJI dengan suatu musibah, lalu aku memuji Allah atas musibah itu Sebanyak 4 Kali :

Aku memuji-Nya, karna tdk menimpaku sesuatu yg lebih besar dari musibah itu

Aku memuji-Nya karna Dia memberikan "Kesabaran" kepadaku atas musibah itu

Aku memuji-Nya, karna Dia Memberiku taufiq untuk beristirjaa' (innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji'uun), yang di dalamnya aku mengharapkan "pahala" (dari Allah)

Aku memuji-Nya, karna Dia Tdk Jadikan musibah itu menimpa pada AGAMAKU"

(As-Siyar IV/105 & Syu'abul Iman 9507)

Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
Instagram : @najmiumar_official
Youtube : najmi umar official
KENAPA SEMAKIN DURHAKA !!

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :

"Telah tampak kerusakan di daratan & di lautan yang Disebabkan oleh Perbuatan 'Tangan Manusia'; ALLAH menghendaki agar mereka "Merasakan" Sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (bertaubat kepada ALLAH)" (QS Ar-Rum [30]: 41)

"Dan PastiKami Timpakan kpd mereka sebagian "SIKSA" Yang Dekat (di Dunia) sebelum adzab yang lebih besar lagi (di Akhirat), agar mereka kembali (ke Jalan Yang Benar)" (QS. As-Sajdah [32]: 21)

"Dan Kami uji mereka dgn (nikmat) yang baik-baik dan ("Bencana") yg jelek2 agar mereka kembali (kpd Allah)" (QS. 7:168)

"Kemudian KamiSIKSA mereka dengan kemelaratan dan kesengsaraan, supaya mereka memohon (kepada ALLAH) dgn tunduk merendahkan diri...." (QS. 6 : 42)

"Kami terus menakut-nakuti mereka tapi hal itu tidak menambah kepada mereka, Kecuali semakin Melampaui Batas" (QS. Al-Isra' [17]: 60)

Allah menurunkan musibah agar tumbuh "rasa takut", semakin tunduk patuh serta mendekatkan diri kepada-Nya. Tapi yang terjadi justru manusia semakin durhaka !

Kematian bukanlah musibah terbesar di dalam Kehidupan. Itu AdalahKetentuan Hidup. Musibah Yg Terbesar adalah bila perasaan takut seseorang kepada Allah Sudah Mati sedang dirinya masih hidup dan ia pun Tidak Pernah Menyadari...!!!

Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
Instagram : @najmiumar_official
Youtube : najmi umar official
◼️TIDAK MENINGGALKAN SUNNAH KARENA MENGIKUTI 'PENDAPAT'◼️

Allah 'Azza wa Jalla berfirman :

وَمَا كَانَ لِمُؤۡمِنٖ وَلَا مُؤۡمِنَةٍ إِذَا قَضَى ٱللهُ وَرَسُولُهُۥٓ أَمۡرًا أَن يَكُونَ لَهُمُ ٱلۡخِيَرَةُ مِنۡ أَمۡرِهِمۡۗ وَمَن يَعۡصِ ٱللهَ وَرَسُولَهُۥ فَقَدۡ ضَلَّ ضَللاً مُّبِينًا

"Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang 'mukmin' & perempuan yg 'mukmin' jika Allah dan Rasul-Nya Telah menetapkan suatu Ketetapan ada pilihan (yang lain) tentang 'URUSAN' mereka. Dan barang siapa 'mendurhakai' Allah & Rasul-Nya, maka sungguh dia telah 'Tersesat' dgn kesesatan yg nyata" (QS.Al-Ahzab : 36)

Imam asy-Syaafi'i رحمه الله berkata :

أَجْمَعَ الْمُسْلِمُونَ عَلىَ أَنَّ مَنِ اسْتَبَانَ لَهُ سُنَّةٌ عَنْ رَسُولِ اللهِ لَمْ يَحِلَّ لَهُ أَنْ يَدَعَهَا لِقَوْلِ أَحَدٍ

"Kaum Muslimin sepakat bahwa siapa saja yang telah JELAS baginya sebuah SUNNAH (ajaran) Rasulullah ﷺ, maka Tdk halal baginya untuk meninggalkan sunnah itu karena mengikuti pendapat seseorang" (I'lamul Muwaqqi'in II/282)

Al-Hafizh Ibnu Hajar رحمه الله berkata :

ولهذا لا يُلْتَفَت إلى الآراء ولو قويت مع وجود سنة تخالفها، ولا يقال كيف خفي ذا على فلان ؟

"Oleh karenanya abaikan saja pendapat² manusia "Meskipun" Kuat, jika berbagai pendapat itu "Menyelisihi" Sunnah. Dan tidak perlu ditanya bagaimana mungkin masalah itu samar (Blm diketahui) oleh Fulan ?" (Fathul Baari 1/76)

Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
Instagram : @najmiumar_official
Youtube : najmi umar official
◼️TAKUT MENYELISIHI SUNNAH◼️

Allah 'Azza wa Jalla berfirman :
"Maka hendaklah orang2 yg Menyelisihi perintahnya (Rasul) takut mendapatkan cobaan atau adzab yg pedih" (QS.24:63)

Ulama Tabi'in Sa’id bin Al-Musayyib رحمه الله melihat seseorang shalat dgn banyak rakaat di waktu terlarang, lalu beliau pun melarangnya, tapi orang itu mengingkari dengan berkata :

يا أبا محمد ! يعذبني الله على الصلاة ؟! قال : لا، ولكن يعذبك على خلاف السنة

"Wahai Abu Muhammad, apakah ALLAH akan mengadzabku karena mengerjakan shalat ! Beliau berkata : "Tidak, tapi Allah akan 'mengadzabmu' karena menyelisihi sunnah"

Imam Al-Albaani رحمه الله berkata :

وهذا من بدائع أجوبة سعيد بن المسيب وهو سلاح قوي على المبتدعة الذين يستحسنون كثيرًا من البدع ويتهمون أهل السنة بأنهم ينكرون الذكر والصلاة، وهم إنما ينكرون عليهم مخالفتهم للسنة

"Dan ini termasuk jawaban yang PALING "BAGUS" dari SA'ID bin Al-Musayyib. Dan (jawaban) ini merupakan SENJATA yang kuat untuk membantah ahlul bid’ah yang seringkali menganggapbaik kebid’ahan² dan menuduh ahlussunnah mengingkari dzikir dan shalat, "padahal" ahlussunnah hanya mengingkari penyelisihan mereka terhadap Sunnah" (Irwa-ul Ghaliil II/236)

Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
Instagram : @najmiumar_official
Youtube : najmi umar official
◼️TAKUT MENYELISIHI SUNNAH◼️

Allah 'Azza wa Jalla berfirman :
"Maka hendaklah orang2 yg Menyelisihi perintahnya (Rasul) takut mendapatkan cobaan atau adzab yg pedih" (QS.24:63)

Imam Ibnu Katsir رحمه الله menafsirkan :
"Hendaklah Takut, siapa yg "Menyelisihi" Syariat Rasul secara lahir maupun batin, untuk tertimpa fitnah di dalam "Hatinya", baik berupa kekafiran, kemunafikan atau bid’ah, atau Tertimpa Azab yang pedih di dunia dgn dihukum 'mati', dihukum 'had', Dipenjara, Atau Sejenisnya" (Tafsiir Ibnu Katsir III/319)

Sahabat Nabi ﷺ Abu Bakar ash-Shiddiq رضي الله عنه telah berkata :

لَسْتُ تَارِكًا شَيْئًا كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَعْمَلُ بِهِ إِلَّا عَمِلْتُ بِهِ، إِنِّي أَخْشَى إِنْ تَرَكْتُ شَيْئًا مِنْ أَمْرِهِ أَنْ أَزِيْغَ

"Tidaklah aku biarkan "Satupun" yg telah Rasulullah ﷺ amalkan kecuali aku akan berusaha mengamalkannya. Karena aku Takut jika meninggalkannya sedikit saja, maka aku akan Tersesat" (Al-Bukhari no. 3093 dan Muslim no. 1759)

Ibnu Baththoh رحمه الله telah berkata :

هذا يا إخواني الصديق الأكبر يتخوف على نفسه الزيغ إن هو خالف شيئاً من أمر نبيه عليه الصلاة والسلام، فماذا عسى أن يكون من زمان أضحى أهله يستهزئون بنبيهم وبأوامره، ويتباهون بمخالفته، ويسخرون من سنته

"Inilah Saudaraku ! Orang yg paling jujur, yang "TAKUT" dirinya akan menyimpang apabila ia "Menyelisihi" Sedikit Saja dari perintah Nabinya ﷺ. Lantas bagaimana dengan orang-orang yg "mengejek" Nabi mereka dan 'Perintahnya', dan juga suka Membanggakan Diri dgn Menyelisihinya dan mencemooh Sunnahnya" (Al-Ibanah I/246)

Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
Instagram : @najmiumar_official
Youtube : najmi umar official
◼️ISTIQOMAH DI ATAS SUNNAH !!◼️

Sunnah menurut ulama Salaf adalah :
"Petunjuk yang "telah dilaksanakan" oleh Rasulullah ﷺ dan para Sahabatnya, baik itu tentang ilmu dan i’tiqaad (keyakinan), perkataan maupun perbuatannya"

Ibnu Aun رحمه الله berkata pada saat dia sakaratul maut: "As-Sunnah, as-Sunnah, serta jauhkanlah diri dari bid'ah sampai mati" (Thabaqaat al-Hanaabilah 247)

Imam Ibnul Jauzi رحمه الله berkata :

إخواننا إياكم و مخالفة السنة، فإن ذالك يبعدكم من الجنة

"Saudara-saudara kami, janganlah kalian sekali-kali menyalahi Sunnah, karena hal tersebut dapat "Menjauhkan Kalian" dari SURGA" (Bustaanul Waa'izhiin hal 16)

Imam Ibnu Taimiyyah رحمه الله berkata :

من أعرض عن نور السنة التي بعث الله بها رسوله، فإنه يقع في ظلمات البدع، ظلمات بعضها فوق بعض

"Barangsiapa yang berpaling dari cahaya as-Sunnah yang dengannya ALLAH telah mengutus Rasul-Nya, niscaya dia "Pasti" akan Terjatuh dlm Kegelapan-Kegelapan Bid'ah, Kegelapan Yang Ber-lapis2" (lihat Minhaajus Sunnah VI/315)

Imam al-'Utsaimin رحمه الله berkata :

فالمهم أنت يا أخي امش على الكتاب والسنة ولا يهمك أحد، والدنيا ليست للبقاء، الذي ما مات اليوم سيموت غداً

"Maka yang terpenting wahai saudaraku berjalanlah di atas (bimbingan) al-Qur'an dan as-Sunnah, dan janganlah pedulikan siapapun. Dunia ini 'bukan' untuk tinggal Selamanya. Orang yang Tidak Mati pada hari ini, maka akan 'mati juga' suatu hari nanti" (Al-Liqaa' asy-Syahry no. 71)

Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
Instagram : @najmiumar_official
Youtube : najmi umar official
◼️ DAHSYATNYA HIDAYAH SUNNAH ◼️

(08). Mendapatkan Pahala Yang Besar

"Sesungguhnya 'Di Belakang' kalian Ada 'Hari-Hari Kesabaran'. Kesabaran di hari itu seperti menggenggam bara api. Bagi yg Beramal (Dengan Sunnah Nabi) pada saat itu akan mendapatkan pahala Lima PULUH". Ada seseorang yang bertanya : "Lima puluh dari mereka ya Rasulullah?" Rasulullah menjawab : "PAHALA 50 dari kalian" (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, hadiits dari Ibnu Mas’ud, Ash-Shahiihah no. 494)

Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :
"Pahala Yang Besar (didapatkan) Karena Keterasingannya Di antara Manusia, dan karena dia pun berpegang teguh dengan 'SUNNAH' di antara kegelapan hawa dan akal pikiran" (Madaarijus Saalikin 3/199)

(09). Mendapatkan "Keberuntungan"

"Sesungguhnya jawaban orang² mukmin apabila mereka 'dipanggil' kepada Allah dan Rasul-Nya, agar Rasul Menghukum (yaitu mengadili) di antara mereka ialah ucapan : "Kami MENDENGAR dan Kami PATUH", dan mereka itulah orang-orang yang beruntung" (QS. An-Nuur [24] : 51)

"Adapun orang2 yg Beriman kepadanya (Nabi), memuliakannya & menolongnya dan juga mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur'an), maka mereka itulah "Orang-Orang Yang Beruntung" (QS. Al-A'raf [7]: 157)

(10). Akan Terhindar Dari Kesesatan

"Dan barangsiapa "menentang" RASUL (Muhammad) Setelah jelas Kebenaran baginya, & Mengikuti jalan yang Bukan jalan orang-orang Mukmin maka Kami biarkan ia dalam kesesatan yang telah dilakukannya itu.." (QS.An-Nisaa' : 115)

"Aku tinggalkan Dua Perkara yang kalian tidak akan "Tersesat" selama berpegang teguh dengan Keduanya yaitu Kitabullah dan Sunnahku, serta Keduanya tdk akan berpisah sampai Ke-2nya mendatangiku Di TELAGA (Di Surga)" (HR. Al-Hakim no 319, al-Baihaqi X/114 serta al-Bazzar no 8993, hadits dari Abu Hurairah, Shahihul Jaami' ash-Shaghiir no. 2937)

(11). Akan Mendapatkan Hidayah Allah

"Dan jika kamu ta'at kepadanya (Rasul), niscaya kamu mendapat petunjuk" (QS. An-Nuur [24]: 54)

"Ikuti dia (Rasul), agar kamu mendapat petunjuk" (QS. Al-A'raf [7]: 158)

Syaikh Abdurrahman As-Sa’di berkata :
"Jika kalian taati Rasulullah ﷺ, niscaya kalian akan mendapatkan "petunjuk" ke Jalan Yang Lurus, baik ucapan maupun perbuatan. Dan TIDAK ADA jalan untuk mendapatkan Hidayah "Melainkan" dgn Mentaatinya. Dan Tanpa (Mentaatinya) tidak mungkin (mendapatkan Hidayah) Bahkan Mustahil" (Tafsir As-Sa'di 521)

(12). Akan Mendapatkan Rahmat Allah

"Dan laksanakanlah "shalat", tunaikanlah zakat & taatlah kepada Rasul agar kamu diberi rahmat" (QS. An-Nuur [24]: 56)

(13). Akan Selamat Dari Perselisihan

"Barang Siapa Yg Masih Hidup di antara kalian Sepeninggalku, maka ia pun akan melihat perselisihan yang banyak. Maka hendaklah kalian berpegang 'Teguh' dgn Sunnahku, dan juga Sunnah Khulafaa'ur Rasyidin yang telah mendapat petunjuk.

Gigitlah (Pegang Erat) "Sunnah" tersebut dengan gigi gerahammu, & tinggalkanlah perkara-perkara yg baru, karena sungguh setiap urusan yang baru (dalam masalah Agama) Adalah Bid’ah, Dan Setiap Bid'ah adalah Sesat" (HR. Abu Dawud no. 4607, at-Tirmidzi 2678 dan Ahmad IV/126-127, hadits dari Irbadh bin Saariyyah, Irwaa-ul Ghaliil no. 2455)

(14). Mendapatkan Berbagai Kebaikan

Imam Ibnu Qudamah رحمه الله berkata :
"Dalam mengikuti Sunnah Rasulullah ﷺ Terdapat "Keberkahan" dalam mengikuti Syari’at, & meraih Keridhoan Allah Ta'ala, meninggikan derajat dan menentramkan hati, menenangkan badan dan membuat marah syaithan dan juga berjalan di atas jalan yg lurus" (Dharuratul Ihtimam h 43)

(15). Selamat Dari Berbagai Keburukan

"Maka hendaklah orang2 yg Menyelisihi Perintahnya (Rasul) takut mendapatkan cobaan atau adzab yg pedih" (QS.24:63)

"…..Dijadikan Kehinaan dan Kerendahan atas orang² yang menyelisihi Sunnahku, & barangsiapa Menyerupai suatu Kaum, Maka Dia Termasuk Golongan Mereka"
(HR.Ahmad II/50, 92 & Ibnu Abi Syaibah V/575 no. 98, haditsnya dari Ibnu 'Umar, Tahqiq Musnad Imam Ahmad no. 5667)

Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
Instagram : @najmiumar_official
Youtube : najmi umar official
◼️ DAHSYATNYA HIDAYAH SUNNAH ◼️

Setiap Muslim "WAJIB" untuk mengikuti SUNNAH (Ajaran) Nabi ﷺ. Karena Allah "Perintahkan Mereka" Untuk Menjadikan Nabi ﷺ contoh terbaik dalam beragama

Sunnah menurut ulama Salaf adalah :
"Petunjuk yang "telah dilaksanakan" oleh Rasulullah ﷺ dan para Sahabatnya, baik itu tentang ilmu dan i’tiqaad (keyakinan), perkataan maupun perbuatannya"

Allah tidak menganugerahkan nikmat ini kecuali kepada siapa yang Dia cintai dan "SUNNAH" itu jaminan Keselamatan dari kesesatan di Dunia dan adzab di Akhirat.

Di Antara Dahsyatnya Hidayah Sunnah :

(01). Mendapat Cinta & Ampunan Allah

"Katakanlah : "Jika Kamu (Benar-Benar) mencintai Allah maka ikuti aku, niscaya Allah akan mencintai dan mengampuni dosa-dosamu..." (QS. Ali Imran [3]: 31)

Imam Ibnu Katsir رحمه الله berkata :
"Ayat yang mulia ini sebagai Hakim atas Semua Orang yang mengaku Mencintai ALLAH, Akan Tetapi ia "TIDAK BERADA" DI ATAS JALAN NABI MUHAMMAD ﷺ, maka sesungguhnya ia pendusta dalam "pengakuannya" itu, hingga ia mengikuti syari'at dan agama Nabi Muhammad ﷺ dalam seluruh perkataan dan perbuatan mereka" (Tafsir al-Qur'an al-Azhim I/358)

(02). Bukti Kecintaan Kepada Nabi ﷺ

"Tidaklah beriman (dengan keimanan yang SEMPURNA) salah seorang dari kalian, sehingga aku lebih dicintainya daripada Orang Tuanya, Anaknya, dan seluruh manusia" (HR. Bukhari no. 15 & Muslim no. 44, hadiits dari Anas bin Malik)

(03). Bukti Beriman Kepada Nabi ﷺ

"Maka demi Tuhanmu, mereka TIDAK beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) Sebagai Hakim dlm perkara yg mereka Perselisihkan, kemudian tdk ada rasa keberatan dlm hati mereka Terhadap "Putusan" yang engkau berikan, & mereka "menerima Dgn Sepenuhnya" (QS. An-Nisaa' : 65)

(04). Bukti Pengikut Nabi ﷺ Yg Sejati

"Barangsiapa yang membenci sunnahku, maka ia bukan golonganku" (HR.Bukhari no. 5063, hadits dari 'Abdullah bin 'Amr)

Ibnu Hajar al-Asqalani رحمه الله berkata :
"Yang dimaksud dengan sunnah adalah Thariqoh (jalan), dan Bukan Lawan dari Fardhu. Sedangkan membenci sesuatu adalah berpaling darinya kpd selainnya. Maksudnya Siapa yang "Meninggalkan" Jalanku, dan mengambil jalan selainku, Maka IaBukan Termasuk Golonganku"
(Fathul Baari IX/7)

(05). Jadi Syarat Diterimanya Ibadah

"Barangsiapa melakukan suatu amalan yang tidak ada tuntunan kami padanya, maka amalan itu tertolak" (HR. Muslim no. 1718)

Al-Hasan al-Bashri رحمه الله berkata :
"Pernyataan Tidak Sah Kecuali dengan perbuatan, pernyataan serta perbuatan Tidak Sah kecuali dgn niat. Pernyataan dan perbuatan & niat Tidak sah kecuali dgn sunnah" (Syarah Ushul I'tiqad Ahlis Sunnah I/57 no. 18)

(06). Penyebab Masuk Ke Dalam Surga

"Setiap umatku itu akan masuk 'Surga', kecuali YANG ENGGAN". Para sahabat bertanya : "Wahai Rasulullah, Siapakah Yang Enggan ?" Beliau pun menjawab : "Barangsiapa Yang Mentaatiku", Maka Ia Masuk Surga, dan barangsiapa yang mendurhakaiku maka sungguh ia telah enggan" (HR.Bukhari no.7280 & Ahmad II/361, hadits dari Abu Hurairah)

(07). Terselamatkan Dari Api Neraka

"Dan sesungguhnya bani Israil terpecah menjadi 72 Golongan. Sedangkan pada umatku terpecah menjadi 73 Golongan, semuanya di Neraka kecuali satu". Para sahabat bertanya, "Siapa mereka wahai Rasulullah ?" Beliau pun bersabda, "Apa yang aku dan para sahabatku berada di atasnya (Mengikuti pemahamanku dan juga pemahaman dari para sahabatku)"
(HR. At-Tirmidzi no. 2641 dan Al-Hakim I/129), hadits dari Abdullah bin 'Amr bin al-‘Ash, lihat Shahiihul Jaami' no. 5343)

Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
Instagram : @najmiumar_official
Youtube : najmi umar official
See more posts
TeleSearch